Pemberdayaan kader posyandu dalam Stimulasi Deteksi Dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) pada anak usia 0 – 6 tahun di wilayah kerja Puskesmas Karang Pule Mataram NTB (Empowerment of posyandu cadres in Stimulating Early Detection and Intervention of Growth and Development (SDIDTK) in children aged 0 – 6 years in the working area of the Karang Pule Health Center, Mataram, NTB)

(1) * Mardiatun Mardiatun Mail (Poltekkes Kemenkes Mataram, Indonesia)
(2) Ely Mawaddah Mail (Poltekkes Kemenkes Mataram, Indonesia)
(3) Moh Arip Mail (Poltekkes Kemenkes Mataram, Indonesia)
(4) Ni Putu Sumartini Mail (Poltekkes Kemenkes Mataram, Indonesia)
(5) Aan Dwi Sentana Mail (Poltekkes Kemenkes Mataram, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Pertumbuhan dan perkembangan anak dimulai sejak dalam kandungan. Pertumbuhan dan perkembangan merupakan proses yang berjalan sejajar dan berdampingan, artinya tidak dapat dipisahkan, stimulasi tumbuh kembang menjadi satu hal yang penting. Pelaksanaan deteksi dini tumbuh kembang dapat dibantu oleh kader kesehatan. Namun tampak kader kesehatan masih banyak yang belum memahami cara melakukan deteksi dini tumbuh dan kembang balita menggunakan KPSP, sehingga dalam proses posyandu tidak ada satupun balita yang dilakukan deteksi dini khususnya terkait pertumbuhan dan perkembangan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah Meningkatkan pengetahuan & Keterampilan SDM Kesehatan (kader) tentang Stimulasi Deteksi dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) Pada Anak Usia 0–6 Tahun. Metode yang digunakan yaitu   pendidikan kesehatan dengan ceramah dan demonstrasi. Kegiatan ini menghasilkan kader yang mampu melakukan pemeriksaan dan pengukuran Stimulasi Deteksi dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) Pada Anak Usia 0–6 Tahun sebagai langkah awal dalam menemukan kasus dini Stunting di tingkat dasar yang nantinya bisa di gunakan oleh pemegang program puskesmas khusus Stunting. Dengan demikian diharapkan peran serta dari Kader tersebut untuk mencegah dan menemukan kasus lebih dini bisa di lakukan.

Abstract. A child's growth and development begins in the womb. Growth and development are processes that run parallel and side by side, meaning they cannot be separated, stimulation of growth and development is an important thing. The implementation of early detection of growth and development can be assisted by health cadres. However, it appears that many health cadres still do not understand how to carry out early detection of growth and development of toddlers using KPSP, so that in the posyandu process not a single toddler is carried out early detection, especially regarding growth and development. The aim of this community service is to increase the knowledge & skills of Health Human Resources (cadres) regarding Early Detection Stimulation of Growth and Development (SDIDTK) in Children Aged 0–6 Years. The method used is health education with lectures and demonstrations. This activity produces cadres who are able to carry out examinations and measurements of Early Detection Stimulation of Growth and Development (SDIDTK) in children aged 0-6 years as the first step in finding early cases of stunting at the basic level which can later be used by holders of the special Stunting community health center program. Thus, it is hoped that the participation of these cadres in preventing and finding cases early can be carried out.


Keywords


Kader; Stunting; SDIDTK

   

DOI

https://doi.org/10.47679/ib.2025992
      

Article metrics

Read: 261 | Download: 213

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Aridiyah FO, Rohmawati N, Ririanty M (2015). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Anak Balita di Wilayah Pedesaan dan Perkotaan (The Factors Affecting Stunting on Toddlers in Rural and Urban Areas). Pustaka Kesehatan. ;3(1):163–70.
Adriana, D. (2017). Tumbuh Kembang Dan Terapi Bermain Pada Anak. Jakarta: Salemba Medika.
Dinas Kesehatan (2022) Profil Kesehatan Provinsi NTB 2021
Handarsari E, Syamsianah A, Astuti R (2015). Peningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan Kader Posyandu di Kelurahan Purwosari Kecamatan Mijen Kota Semarang. In: PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL..
Kemenkes RI (2014). Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi Dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak Ditingkat Pelayanan Kesehatan Dasar. Jakarta
Hayati N, Fatimaningrum AS (2015) Pelatihan kader posyandu dalam deteksi perkembangan anak usia dini. J Pendidik Anak
Organization WH (2014). Childhood stunting: challenges and opportunities: report of a webcast colloquium on the operational issues around setting and implementing national stunting reduction agendas, 14 October 2013-WHO Geneva. World Health Organization;
Rohmawati W, Rahmawati NA (2012) Pengaruh Tipe Pola Asuh Ibu Terhadap Pertumbuhan Balita Di Posyandu Srijaya Desa Pucang Miliran Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten. Involusi Kebidanan
Sulistyawati A(2015);. Deteksi tumbuh kembang anak.
Saepuddin E, Rizal E, Rusmana A (2017). Peran posyandu sebagai pusat informasi kesehatan ibu dan anak. Rec Libr J.;3(2):201–8.
Wigunantiningsih A, Fakhidah LN (2019). Penilaian Pertumbuhan dan Perkembangan Balita dengan Menggunakan KPSP di Paud Wijaya Kusuma Papahan Tasikmadu Karanganyar. J Abdimas PHB J Pengabdi Masy Progresif Humanis Brainstorming;2(2):10–4.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Mardiatun, Ely Mawaddah, Moh Arip, Ni Putu Sumartini, Aan Dwi Sentana

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indonesia Berdaya Published By 
Utan Kayu Publishing
 
Lucky Arya Residence 2 No.18.
Jalan HOS. Cokroaminoto Kabupaten Pringsewu
Lampung-Indonesia 35373