(2) Meilisa Everdina Lerrick
(3) Petronela Sulimaly
(4) Sin Algonda Porsiana
(5) Dorkas Imbama
(6) Barbalina Marta Bastian
(7) Rita Marlin Ratuhalano
(8) Yakoba Permaha
(9) Julio Keilaikou
(10) Nensia Cinde
(11) Harmoko Harmoko
*corresponding author
AbstractKnowledge of English is one of the supports for the easy generation in facing the development of an increasingly advanced era. The purpose of implementing the English language course program is to provide knowledge of English to the younger generation in Upunyor Hamlet, Werwaru Village. The implementation of the English language course is carried out every week on Saturday afternoons for 2-3 hours of meetings. The trainees are the younger generation in Upunyor Hamlet. The results of the training showed that the implementation of the English language training carried out by KKN PSDKU UNPATTI students was running quite smoothly and there were no significant obstacles, this could be seen from the enthusiasm of the younger generations of Upunyor Hamlet in participating in the training from the beginning to the end of the meeting. From the results during the training, it was clear that the trainees understood and understood English quite well, which can be seen from the results of the practice of speaking English.
Abstrak: Pengetahuan bahasa inggris menjadi salah satu penunjang para generasi mudah dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin maju. Tujuan pelaksanan program kurkus bahasa inggris yaitu untuk memberikan pengetahuan berbahasa inggris kepada generasi muda di Dusun Upunyor, Desa Werwaru. Pelaksanaan kursus bahasa inggris dilaksanakan setiap minggu di hari sabtu sore selama 2-3 jam pertemuan. Peserta pelatihan yaitu generasi mudah di Dusun Upunyor. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pelaksanaan pelatihan bahasa inggris yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN PSDKU UNPATTI terbilang berjalan cukup lancar dan tidak ada kendala berarti, hal tersebut dapat terlihat dari antusiasnya para generasi mudah Dusun Upunyor dalam mengikuti pelatihan dari awal hingga akhir pertemuan. Dari hasil selama pelaksanaan pelatihan terlihat jelas bahwa para peserta pelatihan cukup memahami dan mengerti berbahasa bahasa inggris yang dapat dilihat dari hasil praktek berbahasa inggris.
KeywordsBahasa Inggris; Dusun Upunyor; Mahasiswa KKN
|
DOIhttps://doi.org/10.47679/ib.2022335 |
Article metricsRead: 449 | Download: 1736 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Kurnia, M., Jaya, I., Jalil, A. R., Arya, N., & Amin, S. (2020). KKN tematik pemberdayaan masyarakat melalui penerapan teknologi untuk peningkatan taraf hidup masyarakat di Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai. Jurnal Pengabdian Masyarakat Hasanuddin, 1-9.
Harmoko, H., Samputty, J. M., Makatita, J., Sairudy, A., Dolewikou, R., & Gairtua, B. (2021). Sosialisasi Dan Pelatihan Pengolahan Limbah Kulit Singkong Sebagai Pakan Ternak Kerbau Di Kabupaten Maluku Barat Daya. Batara Wisnu: Indonesian Journal of Community Services, 1(3), 282-288.
Pertiwi, F. D., Rahman, R. M., & Lestari, D. D. (2018). Pemberdayaan masyarakat melalui bidang literasi di Desawaru Jaya. Abdi Dosen: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 2(2), 129-137.
Ibrahim, I., Supamri, S., & Zainal, Z. (2020). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Peternak Rakyat Sapi Potong di Kecamatan Lampasio Kabupaten Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian (J-SEP), 13(3), 307-315.
Handayani, S. (2016). Pentingnya kemampuan berbahasa Inggris sebagai dalam menyongsong ASEAN Community 2015. Jurnal Profesi Pendidik, 3(1), 102-106.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 Harmoko Harmoko

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









Download