Edukasi Kosmetik Aman dan Bebas Dari Bahan Kimia Berbahaya

(1) Asri Wido Mukti Mail (Prodi Farmasi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Indonesia)
(2) * Dewi Perwito Sari Mail (Prodi Farmasi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Indonesia)
(3) Prisma Trida Hardani Mail (Prodi Farmasi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Indonesia)
(4) Maulidia Maulidia Mail (Prodi Farmasi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Indonesia)
(5) Laila M. I Suwarso Mail (Prodi Farmasi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


The use of harmful chemicals in cosmetics can be harmful to health. Surveys on students and the people of the herbal village in Surabaya show that there are still women and young women who use cosmetic products, both local and imported product, without distribution license. So it is necessary to make an effort to the people, so that they can protect themselves against harmful cosmetic products. The activity was carried out using the counseling method and was attended by 45 participants ranging in age from 17-31. The purpose of this service is to increase knowledge to the public about safe cosmetics (free from harmful chemicals) and how to choose the right cosmetics. After participating in this service activity, the knowledge level of participants in the good category was 75.6%.

 

 

Penggunaan bahan kimia berbahaya dalam kosmetik dapat membahayakan kesehatan. Survey pada mahasiswa dan masyarakat kampung herbal Surabaya menunjukkan masih adanya ibu-ibu dan remaja yang membeli dan menggunakan produk kosmetik baik produksi lokal maupun import tanpa izin edar. Sehingga dilakukan suatu upaya agar masyarakat dapat melakukan perlindungan pada dirinya terhadap produk-produk kosmetik yang berbahaya. Kegiatan dilakukan dengan metode penyuluhan dan diikuti oleh 45 orang peserta mulai usia 17-31. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan khususnya mahasiswa baru Universitas PGRI Adi Buana yang sedang berada pada usia remaja dan masyarakat Kampung Herbal Nginden Surabaya, mengenai kosmetika yang aman, bebas dari bahan kimia yang berbahaya serta ketepatan bagaimana cara memilihnya. Setelah mengikuti kegiatan pengabdian ini didapatkan tingkat pengetahuan peserta dengan kategori baik adalah 75,6%.


Keywords


edukasi; bahan berbahaya; kosmetik aman

   

DOI

https://doi.org/10.47679/ib.2022183
      

Article metrics

Read: 3400 | Download: 2109

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Astanti, D. N. (2020). Kesadaran Hukum Konsumen Terkait Penandaan pada Produk Kosmetik yang Diproduksi oleh Klinik Kecantikan. 7(4), 10.

Astuti, D. W., Prasetya, H. R., & Irsalina, D. (2016). Hydroquinone Identification in Whitening Creams Sold at Minimarkets in Minomartini, Yogyakarta. Journal of Agromedicine and Medical Sciences, 2(1), 13–20.

BPOM, B. (2019). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 25 Tahun 2019 Tentang Pedoman Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik. Badan Pengawas Obat dan Makanan.

BPOM, B. (2020). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Tahun 2019, Jilid 1. Badan Pengawas Obat dan Makanan. https://jdih.pom.go.id/download/file/1223/Perka_BPOM_2019.pdf

BPOM, B. (2021). Badan Pengawas Obat dan Makanan—Republik Indonesia. https://www.pom.go.id/new/view/more/berita/8263/Dampak-Penggunaan-Kosmetik%20Mengandung-Bahan-Berbahaya.html

BPOM, B. (2021). Penggunaan Rhodamin B pada Kosmetik. Http://Ik.Pom.Go.Id/V2016/Artikel/Penggunaan%20Rhodamin%20B%20pada%20Kosmetik_final.Pdf. http://ik.pom.go.id/v2016/artikel/Penggunaan%20Rhodamin%20B%20pada%20Kosmetik_final.pdf

Fitriani, H. S., & Nurfitria, R. S. (2021). Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Mahasiswi Mengenai Legalitas dan Keamanan Kosmetik. VISIKES: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 20(1). https://doi.org/10.33633/visikes.v20i1.3614

Nurhan, A. D., Firdaus, H., & Yulia, R. (2017). Pengetahuan Ibu-ibu Mengenai Kosmetik yang Aman dan Bebas dari Bahan Kimia Berbahaya. Jurnal Farmasi Komunitas, 4(1), 5.

Rachmawati, W., Damayanti, S., & Mulyana, A. (2015). Identifikasi Zat Warna Rhodamin B pada Kosmetik Pemerah Pipi dan Eye Shadow dengan Metode KLT dan KCKT. 01(02), 7.

Riyanti, H. B., Sutyasningsih, S., & Sarsongko, A. W. (2018). Identifikasi Rhodamin B dalam Lipstik dengan Metode KLT dan Spektrofotometri UV-VIS. BIOEDUSCIENCE: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains, 2(1), 68. https://doi.org/10.29405/j.bes/2168-731338

Trisnawati, F. A., Yulianti, C. H., & Ebtavanny, T. G. (2017). Identifikasi Kandungan Merkuri pada Beberapa Krim Pemutih yang Beredar di Pasaran (Studi dilakukan di Pasar DTC Wonokromo Surabaya). Journal of Pharmacy and Science, 2(2), 35–40. https://doi.org/10.53342/pharmasci.v2i2.79

WHO, W. (2019). Mercury in Skin Lightening Products. https://www.who.int/publications/i/item/WHO-CED-PHE-EPE-19.13


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Asri Wido Mukti, Prisma Trida Hardani, Maulidia Maulidia, Laila M. I Suwarso

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indonesia Berdaya Published By 
Utan Kayu Publishing
 
Lucky Arya Residence 2 No.18.
Jalan HOS. Cokroaminoto Kabupaten Pringsewu
Lampung-Indonesia 35373