Industri Kreatif Kearifan Lokal Kerajinan Limbah Pelepah Pinang Masyarakat Pinggiran

(1) * Lesi Hertati Mail (STIE Rahmaniyah Muba-Indonesia, Indonesia)
(2) Lilis Puspitawati Mail (Universitas Komputer Bandung, Indonesia)
(3) Rilla Gantino Mail (Universitas Esa Unggul Jakarta, Indonesia)
(4) Meifida Ilyas Mail (Universitas Satyia Negara, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


One of the betel nut plate craftsmen who is also the Chairperson of the Mendis Maju Bersama (MMB) Cooperative, Supriyanto, admits that he produces pinan midrib plates. Farmers in Bayung Lencir, South Sumatra, burn areca nuts. But now, the betel nut is used by residents to become a handicraft that has a selling value. To produce cutlery from areca nut, the residents use a press machine. Betel nuts are washed before processing. The old fronds are then dried. After drying, the fronds are pressed and then cut to the size of the plate or rice box. Before printing, the fronds must be moistened first so that they are softer and do not tear easily. Creative industry and environmentally friendly product innovation will be the focus of the development of betel nut midrib management. Availability of raw materials and empowering sustainable communities because this product addresses environmental issues, especially the issue of the use of plastics in Indonesia so far and this product is one of the solutions to product innovation in the areca nut substitute for plastic and styrofoam. The results of innovation in the management of areca nut as a substitute for Styrofoam are the handicrafts of rural communities in order to support the family economy and maintain an environmentally friendly nature.


Abstrak: Salah satu pengerajin piring pelepah pinang yang juga Ketua Koperasi Mendis Maju Bersama (MMB), Supriyanto mengaku produksi piring pelepah pinan. Pelepah pinang biasanya dibakar oleh para petani di Bayung Lencir, Sumsel. Namun kini, pelepah pinang dimanfaatkan warga untuk menjadi kerajinan yang punya nilai jual. Untuk memproduksi peralatan makan dari pelepah pinang warga menggunakan mesin press. Pelepah pinang dicuci bersih sebelum diolah. Pelepah tua kemudian dikeringkan. Setelah kering, pelepah di-press lalu dipotong sesuai ukuran piring atau kotak nasi. Sebelum cetak, pelepah harus dibasahi dulu agar lebih lembut dan tidak mudah robek. Industri kreatif dan inovasi produk ramah lingkungan akan menjadi fokus pengembangan pengelolaan pelepah pinang Ketersediaan bahan baku serta memberdayakan masyarakat berkelanjutan karena produk ini menjawab isu lingkungan khususnya isu Pegunaan Plastik Di Indonesia selama ini dan produk ini salah satu solusinya inovasi produk pelepah pinang penggganti plastik dan styrofoam Produk hasil inovasi pengelolaan pelepah pinang menjadi wadah makanan pengganti styrofoam adalahhasil kerajinan tangan masyarakat pinggiran guna menopang ekonomi keluarga  serta menjaga alam yang ramah lingkungan.


Keywords


Creative Industry, Local Wisdom; Handicraft Waste; Fronds; Periphery Community; Industri Kreatif, Kearifan Lokal; Kerajinan Limbah; Pelepah Pinang; Masyarakat Pinggiran

   

DOI

https://doi.org/10.47679/ib.202199
      

Article metrics

Read: 2260 | Download: 1708

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Ayatrohaedi. (1986). Kepribadian Budaya Bangsa (Local Genius), Jakarta: Pustaka Jaya

Dahliyani, S. (2015). Local Wisdom In Built Environment In Globalization Era, International Journal Of Education And Research Vol. 3 No. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia.

Florida, R. 2002. The Rise of Creative Class: and How it’s Transforming Work, Leisure, Community and Everyday Life. New York: Basic Books.

Hertati.L.Safkaur.O.(2020). Dampak Revolusi Industri 4.0 Era Covid-19 Pada Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Struktur Modal Perusahaan. Jurnal Riset Akuntansi Dan keuangan 8 (3), 2020, 503-518

Hertati..L.Asmawati,,Widiyanti..M. (2021). Peran Sistem Informasi Manajemen Di Dalam Mengendalikan Operasional Badan Usaha Milik Daerah. Insight Management Journal, 1 (2). 55-67.

Hertati. L Feri.I,Puspitawati.L Gantino.R, Ilyas.M.2021. Pengembangan UMKM Unggulan Gambomuba Produk Lokal Guna Menopang Perekonomian Rakyat Akibat COVID-19. Indonesia Berdaya, 2(1): 55 – 68

Hertati.L Mustopa.I.M .Widiyanti.M. Safkaur.O.(2020). The Effect of Accounting Information System Applications in the Industrial Revolution Era 4. 0 Influenced by the Organizational Structure of the period Covid-19. Indo-Asian Journal of Finance and Accounting. 1, (2) 2020, 125-151

Howkins, J. 2005. The Creative Economy:Knowledge-Driven Economic Growth. India: Jodhpur.

Jaya, W. 1994. Pengantar Ekonomi Industri. Edisi kedua. Yogyakarta: BPFE.

Kamil, A. Putri, R. 2012. Sistem Spasial Industri Kreatif Berbasis Kearifan Lokal Dalam Rangka Meningkatkan Kompetitive Advantage Nasional. Prosiding SNKIB II Untar, 2(1), 151-160.

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. 2007. Studi Industri Kreatif Indonesia. Jakarta: Kementerian Perdagangan RI.

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. 2008. Menuju Visi Ekonomi Kreatif Indonesia. Jakarta: Kementerian Perdagangan RI.

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. 2008. Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2025. Jakarta: Kementerian Perdagangan RI.

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. 2008. Pengembangan Industri Kreatif Menuju Visi Ekonomi Kreatif 2025. Jakarta: Kementerian Perdagangan RI.

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. 2008. Program Kerja Pengembangan industri Kreatif Nasional 2009-2015. Jakarta: Kementerian Perdagangan RI.

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. 2009. Studi Industri Kreatif Indonesia 2009. Jakarta: Kementerian Perdagangan RI.

Khristianto, W. 2008. “Peluang dan Tantangan Industri Kreatif Indonesia”. Jurnal Bisnis dan Manajemen, 5(1), 33-48.

Kuncoro, M. 2001. Metode Kuantitatif: Teori dan Aplikasi Untuk Bisnis dan Ekonomi. Yogyakarta: AMP YKPN.

Kuncoro, M. 2007. Ekonomi Industri Indonesia: Menuju Negara Industri Baru 2030. Yogyakarta: ANDI.

Kuncoro, M. 2009. Metode Riset untuk Bisnis dan Ekonomi. Edisi Ketiga. Yogyakarta: BPFE.

Kuncoro, M. dan Suhardjono. 2011. Manajemen Perbankan: Teori dan Aplikasi. Edisi Kedua. Yogyakarta: BPFE.

Martin, S. 1989. “Market Power and/or Efficiency”. The Review of Economics and Statistics, 70(1), 3-15.

Lipczynski, J. and Wilson, J, 2001. Industrial Organization-An Analysis of Competitive Markets. Singapure: Pearson Education Limited.

Schere, F. 1996. Industry, Structure, Strategy and Public Policy. New York: Harper Colins Publisher.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 lesi* lesi hertati*

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indonesia Berdaya Published By 
Utan Kayu Publishing
 
Lucky Arya Residence 2 No.18.
Jalan HOS. Cokroaminoto Kabupaten Pringsewu
Lampung-Indonesia 35373