Peningkatan Pengetahuan Siswa SMK Kesehatan Bantul tentang DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) Kosmetik melalui Edukasi Kesehatan

(1) Fella Arifatul Wahyu Utami Mail (Program Studi Magister Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia)
(2) * Iis Wahyuningsih Mail (Fakultas Farmasi, Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia)
(3) Isrovanigoro Isrovanigoro Mail (Program Studi Magister Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia)
(4) Faisal Nur Arib Mail (Program Studi Magister Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Remaja merupakan kelompok konsumen kosmetik yang besar namun rentan terhadap paparan produk ilegal dan informasi yang tidak tervalidasi di media sosial. Kurangnya literasi mengenai keamanan produk dapat berdampak buruk bagi kesehatan kulit. Kegiatan Program Pemberdayaan Umat (PRODAMAT) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan literasi keamanan produk kecantikan pada siswa SMK Kesehatan Bantul melalui edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) Kosmetik. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif dengan desain evaluasi pre-test dan post-test melalui tahapan persiapan, pre-test, intervensi edukasi, dan post-test. Intervensi mencakup pemaparan materi dan diskusi interaktif tentang DAGUSIBU Kosmetik. Hasil evaluasi terhadap 18 peserta menunjukkan peningkatan skor rata-rata pengetahuan secara signifikan dari 65,00±12,95 menjadi 95,56±7,05. Analisis uji Wilcoxon Signed Ranks menghasilkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), didukung dengan nilai rata-rata N-gain sebesar 0,909 yang termasuk dalam kategori efektivitas tinggi. Simpulan dari kegiatan ini adalah edukasi DAGUSIBU Kosmetik efektif dalam meningkatkan domain kognitif siswa sebagai fondasi perilaku penggunaan kosmetik yang aman dan rasional. Program ini diharapkan dapat membangun kesadaran kritis remaja dalam menghadapi tren di era digital.

Keywords


Edukasi; DAGUSIBU; Kosmetik; Promosi Kesehatan; Siswa SMK

   

DOI

https://doi.org/10.47679/ib.20261457
      

Article metrics

Read: 113 | Download: 92

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Amelia, L., Fahmi, K., & Tamrin, S. (2022). Konstruksi Makna Cantik bagi Remaja Perempuan Pengguna Pemutih Kulit Ilegal. Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian, dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan, 9(3), 139-150.

Alves, R. F. (2024). The relationship between health-related knowledge and attitudes and health risk behaviours among Portuguese university students. Global Health Promotion, 31(1), 36–44. https://doi.org/10.1177/17579759231195561.

Campanella, L., & Costanza, C. (2011). PaO (period after opening). Journal of Applied Cosmetology, 29(1), 41–53. https://scientificeditorial.com/index.php/JAC/article/view/PaO

Fitriana, M., Ridwan, S., Azizah, H., Hajrin, W., Subaidah, W. A., & Pratiwi, E. T. (2024). Pengaruh Sosialisasi Cek KLIKK BPOM terhadap Tingkat Pengetahuan Pemilihan Kosmetik pada Siswa MTs Al-Hannaniyah NW Praya. TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora, 5(2), 242–249. https://doi.org/10.33650/trilogi.v5i2.8380.

Fitriyati, L., Widiastuti, T. C., Kiromah, N. Z. W., Rahmatulloh, W., Awali, Z. N., & Rahayu, T. P. (2024). Penyuluhan DAGUSIBU, obat, obat tradisional, dan kosmetik kepada wali murid KB ‘Aisyiyah Karanganyar. Jurnal Krisakti, 1(2), 16–21.

Gustinanda, R., Handaningrum, K. N., Kaffah, S., Wahyuningsih, I., & Amukti, D. P. (2025). Upaya edukasi anemia dan tablet tambah darah pada siswi sekolah menengah kejuruan. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 6(1), 106-116. https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i1.22397.

Honifa, Wulandari, A., Fatmi, M., Retno.H, M. T., & Nurhikmah, W. (2024). Introduction to safe and appropriate cosmetics for teenagers vocational school. JPMI (Journal of Innovative Community Service), 2(1), 10–19.

Juliano, C. C. A. (2022). Spreading of Dangerous Skin-Lightening Products as a Result of Colourism: A Review. Applied Sciences, 12(6), 3177. https://doi.org/10.3390/app12063177.

Kemila, M., Indrayati, L. L., & Astyamalia, S. (2023). Edukasi SIMETA (Skrining Kosmetik yang Terdaftar dan Aman) di Desa Menayu Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 4(2), 393-397. https://doi.org/10.35311/jmpm.v4i2.279.

Meltzer, D. E. (2002). The relationship between mathematics preparation and conceptual learning gains in physics: A possible “hidden variable” in diagnostic pretest scores. American Journal of Physics, 70(12), 1259–1268. https://doi.org/10.1119/1.1514215.

Nahm, F. S. (2016). Nonparametric statistical tests for the continuous data: The basic concept and the practical use. Korean Journal of Anesthesiology, 69(1), 8–14. https://doi.org/10.4097/kjae.2016.69.1.8.

Putri, T. S., Anggalana, & Hesti, Y. (2024). Analisis Yuridis Perlindungan Konsumen Terhadap Kosmetik Kecantikan yang Tidak Layak Edar (Studi pada Badan Pengawas Obat Makanan BPOM Bandar Lampung). QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia, 3(1), 335-347.

Sathyaseelan, S., Rao, B. H., & Anushmati, S. (2024). Cosmeceuticals: A transit state from synthetic to natural. Indian Journal of Pharmacology, 56(1), 42–51. https://doi.org/10.4103/ijp.ijp_244_21.

Suharsanti, R., Mutiara, E. V., Advistasari, Y. D., Ariani, L. W., & Wulandari, W. (2025). Program Literasi Kosmetik: Peningkatan Pemahaman Remaja Terhadap Resiko Produk Skincare Overklaim. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(7), 3210–3214. https://jurnalpengabdianmasyarakatbangsa.com/index.php/jpmba/index.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Fella Arifatul Wahyu Utami, Iis Wahyuningsih, Isrovanigoro, Faisal Nur Arib

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indonesia Berdaya Published By 
Utan Kayu Publishing
 
Lucky Arya Residence 2 No.18.
Jalan HOS. Cokroaminoto Kabupaten Pringsewu
Lampung-Indonesia 35373