Pelatihan Deteksi Dini Gangguan Jiwa Pada Kader Kesehatan Jiwa di Kelurahan Joyontakan[Early Detection Training for Mental Disorders for Mental Health Cadres in Joyontakan Village]

(1) * Noviana Ayu Ardika Mail (Universitas ‘Aisyiyah Surakarta, Jl. Ki Hajar Dewantara No.10, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57146, Indonesia)
(2) Rian Prasetyo Mail (Universitas Veteran Bangun Nusantara, Jl. Letjend Sujono Humardani No.1, Gadingan, Jombor, Kec. Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57521, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Abstract. The increase in people with mental disorders, according to data from the Regional Health Research Institute (Rikesda), has reached 7%. In Central Java, the number of people with severe mental disorders is estimated to reach 450,000, with 8.7% of the population suffering from schizophrenia. Therefore, Central Java is one of the provinces with the fifth highest number of people with mental disorders. The purpose and focus of this activity is to increase the knowledge of mental health cadres about detecting mental disorders, improve their skills in recognizing the signs of mental disorders, and improve their communication skills with families with mental disorders at home. The results obtained from this community service include an increase in cadre knowledge and skills in early detection of mental disorders in the community, from 40% to 85%. This community service is very beneficial in the future if new cases of mental disorders in the community arise, cadres will be better prepared and understand what to do.

 

Abstrak. Peningkatan penderita gangguan jiwa berdasarkan data Rikesda mencapai 7%. Di Jawa Tengah gangguan jiwa yang berat diperkirakan mencapai 450 ribu orang, dengan 8,7% penduduk menderita skizofrenia. Oleh karena itu jawa Tengah menjadi salah satu provinsi dengan urutan kelima jumlah penderita gangguan jiwa terbanyak. Tujuan dan fokus dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan jiwa tentang deteksi gangguan jiwa, meningkatkan keterampilan kader dalam melihat tanda gejala gangguan jiwa, dan meningkatkan keterampilan dalam komunikasi dengan keluarga dengan gangguan jiwa dirumah. Hasil yang didapatkan dari pengabdian kepada masyarakat ini terdapat peningkatan pengetahuan kader dan keterampilan kader dalam deteksi dini gangguan jiwa dimasyarakat yang sebelumnya 40% menjadi 85% . Pengabdian kepada masyarakat ini sangat bermanfaat kedepannya jika di masyarakat terdapat kasus baru tentang gangguan jiwa maka kader akan lebih siap dan paham apa yang harus dilakukan.

Keywords


CMHN; Kader kesehatan jiwa; Deteksi dini gangguan jiwa

   

DOI

https://doi.org/10.47679/ib.20251245
      

Article metrics

Read: 363 | Download: 120

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, K. (2018). Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2018. Kementerian Kesehatan RI.

Fajriah, E. F. (2021). Kekambuhan pada Pasien Skizofrenia: Literature Review. Universitas Aisyiyah Yogyakarta, 1–13.

Fitriani, V. Y., Salam, A. Y., & Addiarto, W. (2023). Hubungan Peran Kader Kesehatan Jiwa Dengan Kualitas Hidup Keluarga Yang Merawat Pasien Skizofrenia. JIK-MC Health Sciences Journal, 2(7), 173–181. https://journal-mandiracendikia.com/jikmc

Hidayat, E., & Santoso, A. B. (2018). Upaya Peningkatan Kesehatan Jiwa Masayarakat Melalui ) Dosen Program Studi Keperawatan , Poltekkes Tasikmlaya. Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, 1–7.

Indrawati, P. A., Sulistiowati, N. M. D., & Nurhesti, P. O. Y. (2019). Pengaruh Pelatihan Kader Kesehatan Jiwa Terhadap Persepsi Kader Dalam Merawat Orang Dengan Gangguan Jiwa. Jurnal Keperawatan Jiwa, 6(2), 71. https://doi.org/10.26714/jkj.6.2.2018.71-75

Iswanti, D. I., & Lestari, S. P. (2018). Peran Kader Kesehatan Jiwa Dalam Melakukan Penanganan Gangguan Jiwa. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 1(1), 33. https://doi.org/10.32584/jikj.v1i1.19

Nugroho DS, P., Pujiastuti, R. S. E., & Widowati, I. (2022). Penerapan Family Psychoeducation Therapy Pada Keluarga Klien Dengan Skizofrenia Dalam Mengantisipasi Kegawatan Psikiatri. Jurnal Lintas Keperawatan, 3(1), 1–9. https://doi.org/10.31983/jlk.v3i1.8517

PH, L., Kandar, K., & Sudiyanto, S. (2020). Upaya Mencegah Kekambuhan ODGJ melalui Peran Kader Kesehatan Jiwa di RSJD Dr Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Peduli Masyarakat, 2(1), 37–40. https://doi.org/10.37287/jpm.v2i1.78

Portal Provinsi Jawa Tengah. (2020). 25 Persen Warga Jateng Alami Gangguan Jiwa Ringan.

Sahriana. (2018). Program Kesehatan Jiwa Komunitas. Tesis. http://repository.unair.ac.id/78476/2/TKP 95_18 Sah p.pdf

Tombokan, M., & Dilla, R. (2022). Penerapan Model Terapi Keluarga Dalam Upaya Mencegah Kekambuhan Pada Pasien Skizofrenia Di Wilayah Puskesmas Mamajang Kota Makassar. Media Implementasi Riset Kesehatan, 10(1), 10–16.

Tristanti. (2019). M Astitis ( L Iterature R Eview ). Literature Review : Peran Kader Kesehatan Jiwa Dalam Menangani Gangguan Jiwa Di Masyarakat Noor, 10(2), 330–337


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Noviana Ayu Ardika, Noviana Ayu Ardika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indonesia Berdaya Published By 
Utan Kayu Publishing
 
Lucky Arya Residence 2 No.18.
Jalan HOS. Cokroaminoto Kabupaten Pringsewu
Lampung-Indonesia 35373