Edukasi pemberian makanan tambahan pada balita sebagai upaya pencegahan stunting di UPTD PUSKESMAS Martimbang Pematangsiantar [Education on providing supplementary food to toddlers as an effort to prevent stunting at the Martimbang Pematangsiantar Community Health Center]

(1) * Derma Wani Damanik Mail (Akper Kesdam I/Bukit Barisan Pematangsiantar, Indonesia)
(2) Julwansa Saragih Mail (Akper Kesdam I/Bukit Barisan Pematangsiantar, Indonesia)
(3) Eva Anita Yunia Mail (Akper Kesdam I/Bukit Barisan Pematangsiantar, Indonesia)
(4) Rani Sartika Dewi Mail (Akper Kesdam I/Bukit Barisan Pematangsiantar, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Abstract. Stunting is a disorder of growth and development in children due to chronic malnutrition and repeated infections, which is characterized by their length or height being below the established standard. The toddler group needs attention because they are a group that is vulnerable to malnutrition. Malnutrition is still a major problem in infants and children under five years of age (toddlers) globally. In 2025, the world of nutrition is expected to face a number of new complex issues. Not only challenges in terms of nutritional problems, such as multiple malnutrition, obesity, and stunting, but also changes in education models and nutritional intervention approaches. The incidence of stunting in North Sumatra Province in 2023 reached 19,298 people with details of toddlers with stunting as many as 18.9%, malnutrition 7.9%, undernutrition 13.2% and overnutrition 3.5%. The incidence of stunting in Pematang Siantar City was 303 people, with the number of toddlers with stunting as many as 7.7%, malnutrition 4.2%, undernutrition 7.2% and overnutrition 4.2%. The implementation of community service carried out in the form of providing education on providing additional food for toddlers. The target of this activity was mothers with toddlers in the working area of the UPTD Martimbang Pematangsiantar Health Center as many as 12 people. The results of community service obtained that before education, the majority of the knowledge of the education participants was sufficient as many as 7 people (58.3%) and after receiving education, the majority of knowledge became good as many as 10 people (83.3%). Community service activities received a good and positive response from the participants and there was an increase in the knowledge of mothers who have children and children will be healthy according to their growth and development.


Abstrak. Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada dibawah standar yang ditetapkan. Kelompok balita perlu mendapat perhatian karena merupakan kelompok yang rawan terhadap kekurangan gizi. Malnutrisi masih menjadi permasalahan utama pada bayi dan anak di bawah lima tahun (balita) secara global. Pada tahun 2025, dunia gizi diperkirakan akan menghadapi sejumlah isu baru yang kompleks. Tidak hanya tantangan dari sisi masalah gizi, seperti malnutrisi ganda, obesitas, dan stunting, tetapi juga perubahan dalam model pendidikan dan pendekatan intervensi gizi.  Angka kejadian stunting di Provinsi Sumatera Utara tahun 2023 mencapai 19.298 orang dengan rincian balita dengan stunting sebanyak 18,9%, gizi buruk 7,9%, gizi kurang 13,2% dan gizi lebih 3,5%. Angka kejadian stunting di Kota Pematang Siantar sebanyak 303 orang, dengan jumlah balita stunting sebanyak 7,7%, gizi buruk 4,2%, gizi kurang 7,2% dan gizi lebih 4,2%. Pelaksanaan pengabdian masyarakat yang dilakukan berupa pemberian edukasi pemberian makanan tambahan pada balita. Sasaran pada kegiatan ini adalah ibu dengan balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Martimbang Pematangsiantar sebanyak 12 orang. Hasil pengabdian masyarakat diperoleh bahwa sebelum edukasi mayoritas pengetahuan peserta edukasi adalah cukup sebanyak 7 orang (58,3%) dan setelah memperoleh edukasi mayoritas pengetahuan menjadi baik sebanyak 10 orang (83,3%). Kegiatan pengabdian masyarakat memperoleh respon yang baik dan positif dari peserta kegiatan dan terjadinya peningkatan pengetahuan  ibu yang memiliki anak serta anak akan menjadi sehat sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangannya.


Keywords


Education; additional food; toddlers; stunting

   

DOI

https://doi.org/10.47679/ib.20251206
      

Article metrics

Read: 183 | Download: 120

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Daryati, M. E., Hatta, M., & Wembrayarli, W. (2024). The Relationship between Health Education Interventions and Changes in Parental Knowledge and Attitudes in Overcoming Stunting in Early Childhood. Tematik: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini, 10(1), 12. https://doi.org/10.26858/tematik.v10i1.62130

Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar. (2024). Profil Kesehatan Kota Pematangsiantar TAhun 2023. Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar.

Eliza, Podojoyo, & Sriwijayanti. (2024). Edukasi Gizi tentang Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk Balita Status Gizi Kurang di Posyandu Kelapa Genjah. ASMAT: Jurnal Pengabmas, 3(2), 95–104. https://doi.org/10.47539/ajpV3i2.63

Fajar, S. A., Anggraini, C. D., & Husnul, N. (2022). Efektivitas pemberian makanan tambahan pada status gizi balita Puskesmas Citeras, Kabupaten Garut. Nutrition Scientific Journal, 1(1), 30–40. https://doi.org/10.37058/nsj.v1i1.5975

Harumi., Wardani., & Sholihah. (2023). Analisis Program PMT (Pemberian Makanan Tambahan).

Hasrida & Jusmawati. (2024). Education on providing additional food for toddlers. 1(2).

Indonesia, S. S. G. (2024). surve Status Gizi Indonesia. In SSGI 2024.

Jayani. (2021). Sebanyak 45,4 Juta Balita di Dunia Menderita Kekurangan Gizi Akut https://databoks.katadata.co.id/layanan-konsumen kesehatan/statistik/799c5bd4f139c4c/sebanyak-454-juta-balita-di-dunia-menderita-kekurangan-gizi-akut

Kemenkes. (2023). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tatalaksana Tuberculosis. Sustainability (Switzerland). http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI

Langgogeni. (2023). Edukasi self Manajemen Pasien Hemodialisis. https://ssir.org/articles/entry/what_is_community_anyway

Manjilala. (n.d.). Isu Gizi yang Kemungkinan Muncul di Tahun 2025: Tantangan, Pelatihan, dan Kompetensi yang Diperlukan Mahasiswa Gizi. https://gizi.poltekkes-mks.ac.id/

Rahmadinda, R., Marlenywati, M., & Trisnawati, E. (2024). Pengaruh Edukasi Pmt Pangan Lokal Terhadap Pengetahuan Ibu Balita Di Dusun Madani. Prepotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), 7349–7355. https://doi.org/10.31004/prepotif.v8i3.38856

Rizaty,(2020). Jumlah Penduduk yang Kekurangan Gizi di Dunia. https://databoks.katadata.co.id/layanan-konsumen-kesehatan/statistik/9c88bcd4c505fda/fao-768-juta-penduduk-dunia-menderita-kekurangan-gizi-pada-2020

Susanti, S., Gustini, S., & Khairuninnisak, K. (2024). Edukasi Pemberian Makanan Tambahan Pada Balita sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Rumoh Gizi Gampong Wilayah Kerja Puskesmas Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7(4), 1805–1813. https://doi.org/10.33024/jkpm.v7i4.13990

Survey kesehatan Indonesia. (2023). Survey Kesehatan Indonesia (SKI). https://doi.org/10.1016/j.jhazmat.2025.138088

Survey Status Gizi Indonesia. (2024). SGGI 2024 SSGI_DALAM_ANGKA_LAUNCHING_250526_signed.pdf.

Unicef Indonesia. (2023). Menuju Masa Depan Indonesia Bebas Masalah Kekurangan Gizi. Www.Unicef.Org, 1–12.

Zakiyah, Z., Wantini, N. A., & Styaningrum, S. D. (2020). Peran Edukasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Pada Manfaat Bahan Alam Sebagai Obat Tradisional. Prosiding Seminar Nasional, 2(1), 542–547. https://prosiding.respati.ac.id/index.php/PSN/article/view/324/316


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Derma Wani Damanik, Julwansa Saragih, Eva Anita Yunia, Rani Sartika Dewi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indonesia Berdaya Published By 
Utan Kayu Publishing
 
Lucky Arya Residence 2 No.18.
Jalan HOS. Cokroaminoto Kabupaten Pringsewu
Lampung-Indonesia 35373