Transformasi Digital Puskesmas: Meningkatkan Efektivitas Melalui Manajemen Rekam Medis Elektronik (Digital Transformation of Community Health Centers: Improving Effectiveness Through Electronic Medical Record Management)

(1) * Anggia Dini Marsaroha Panggabean Mail (Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata, Indonesia)
(2) Putri Indra Suryandari Mail (Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata, Indonesia)
(3) Eva Firdayanti Bisono Mail (Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata, Indonesia)
(4) Ninda Mulya Ike Ardila Mail (Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata, Indonesia)
*corresponding author

Abstract



Abstrak. Transformasi digital adalah proses perubahan suatu organisasi dalam menjalankan operasionalnya dengan memanfaatkan teknologi digital. Transformasi digital di Puskesmas dengan fokus pada peningkatan efektivitas manajemen rekam medis melalui pelatihan dan implementasi sistem rekam medis elektronik (RME). Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memodernisasi proses pencatatan dan pengelolaan rekam medis yang selama ini dilakukan secara manual, dengan mengadopsi teknologi digital yang lebih efisien dan terintegrasi. Kegiatan pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang mendalam kepada tenaga kesehatan mengenai dasar-dasar RME, cara penggunaan perangkat lunak yang sesuai, serta praktik terbaik dalam manajemen rekam medis elektronik. Selama pelatihan, sebanyak 30 tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat terlibat aktif dalam sesi workshop yang membahas secara rinci mengenai fungsi dan manfaat sistem RME. Peserta diberikan pengetahuan mengenai bagaimana sistem ini dapat mempercepat pencatatan data medis, meminimalkan kesalahan, dan mempermudah akses informasi kesehatan pasien. Implementasi sistem RME di Puskesmas tidak hanya berhasil meningkatkan efisiensi dalam pencatatan dan pengelolaan data medis, tetapi juga berdampak positif pada kualitas pelayanan kesehatan. Dengan adanya akses yang lebih cepat dan akurat terhadap data medis, tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan responsif kepada pasien. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi Puskesmas dalam upaya meningkatkan kualitas dan efisiensi pelayanan kesehatan melalui pemanfaatan teknologi informasi.

 

Abstract. Digital transformation is the process of changing an organization in running its operations by utilizing digital technology. Digital transformation in the Health Center focuses on increasing the effectiveness of medical record management through training and implementation of an electronic medical record (EMR) system. The main objective of this activity is to modernize the process of recording and managing medical records which have been done manually, by adopting more efficient and integrated digital technology. This training activity is designed to provide health workers with an in-depth understanding of the basics of EMR, how to use appropriate software, and best practices in electronic medical record management. During the training, 30 health workers from the local Health Center were actively involved in a workshop session that discussed in detail the functions and benefits of the EMR system. Participants were given knowledge about how this system can accelerate medical data recording, minimize errors, and facilitate access to patient health information. The implementation of the EMR system in the Health Center has not only succeeded in increasing efficiency in recording and managing medical data, but also has a positive impact on the quality of health services. With faster and more accurate access to medical data, health workers can provide better and more responsive services to patients. This activity is expected to be a model for Puskesmas in an effort to improve the quality and efficiency of health services through the use of information technology.


Keywords


Rekam Medis Elektronik; Kesehatan; Transformasi Digital

   

DOI

https://doi.org/10.47679/ib.20251057
      

Article metrics

Read: 639 | Download: 758

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Hadi, S. R. (2019). Penerapan Rekam Medis Elektronik di Puskesmas: Studi Kasus dan Tantangan. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 7(2), 105-116.

Handiwidjojo, W. (2009). Rekam Medis Elektronik. Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Implementasi Rekam Medis Elektronik di Puskesmas. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Standar Nasional Rekam Medis Elektronik untuk Fasilitas Kesehatan Primer. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Nugroho, A., & Lestari, W. (2019). Analisis Kinerja Sistem Rekam Medis Elektronik di Puskesmas Kota. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Kesehatan, 11(2), 67-78.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 75 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 129 Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 24 Tentang Rekam Medis. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.

Widiastuti, M., & Santoso, E. (2020). Implementasi Rekam Medis Elektronik: Peluang dan Hambatan di Puskesmas. Jurnal Kesehatan dan Teknologi, 12(3), 145-157.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Anggia Dini Marsaroha Panggabean

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indonesia Berdaya Published By 
Utan Kayu Publishing
 
Lucky Arya Residence 2 No.18.
Jalan HOS. Cokroaminoto Kabupaten Pringsewu
Lampung-Indonesia 35373