(2) Deni Setiawan
(3) M. Laily Qadry Sukmana
(4) Yusri Yusri
(5) Noor Rahmi Febriani
(6) Nor Khadijah
(7) Nahdiati Ulfah
(8) Erika Indriani
(9) Nanda Hesti Rahmawati
(10) Fathul Jannah
*corresponding author
AbstractAbstract. This community service activity was conducted in Manurung Village, Kusan Tengah District, Tanah Bumbu Regency, South Kalimantan, known as a traditional weaving village. The main challenges faced by the community are limited skills in producing value-added derivative products and a lack of understanding of Intellectual Property Rights (IPR). The objective of this activity was to improve sewing skills for woven-based products, strengthen innovative designs with an IPR orientation, and encourage downstream product processing to increase economic value. The activity employed a participatory approach through training, mentoring, and evaluation involving two partner groups: the Mandiri Weaving Group and the Pagatan Weaving Generation Group. The results of the activity showed a significant increase in assets, skills, and income. The Mandiri Weaving Group recorded a 250% increase in sewing skills and a 97.1% increase in income, while the Pagatan Weaving Generation Group experienced a 62.6% increase in assets and a 132% increase in income. Other visible impacts included increased motivation, cross-generational involvement, and awareness of the importance of IPR protection. In conclusion, this community service activity successfully strengthened Manurung Village's position as a weaving village by combining cultural preservation and sustainable creative economic development.
Abstrak. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Manurung, Kecamatan Kusan Tengah, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, yang dikenal sebagai desa penghasil tenun tradisional. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah keterbatasan keterampilan dalam menghasilkan produk turunan bernilai tambah serta minimnya pemahaman terkait Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan menjahit produk berbasis tenun, memperkuat desain inovatif dengan orientasi HKI, serta mendorong hilirisasi produk untuk memperbesar nilai ekonomi. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan, pendampingan, dan evaluasi yang melibatkan dua kelompok mitra, yakni Kelompok Tenun Mandiri dan Kelompok Generasi Tenun Pagatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan aset, keterampilan, dan pendapatan secara signifikan. Kelompok Tenun Mandiri mencatat peningkatan keterampilan menjahit hingga 250% dan pendapatan 97,1%, sedangkan Kelompok Generasi Tenun Pagatan mengalami kenaikan aset sebesar 62,6% dan pendapatan hingga 132%. Dampak lain yang terlihat adalah meningkatnya motivasi, keterlibatan lintas generasi, serta kesadaran akan pentingnya perlindungan HKI. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini berhasil memperkuat posisi Desa Manurung sebagai desa tenun dengan menggabungkan aspek pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan. KeywordsTenun; hand bag; jahit
|
DOIhttps://doi.org/10.47679/ib.20251291 |
Article metricsRead: 336 | Download: 125 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Anita. (2025). Perlindungan hukum terhadap inovasi teknologi ramah lingkungan melalui hak kekayaan intelektual di era ekonomi hijau. Cessie : Jurnal Ilmiah Hukum, 4, 178–187. https://doi.org/10.55904/cessie.v4i1.1500
Busana, I., Yang, B., Lingkungan, R., Mendatang, U., Kain, D., Indani, I., Barus, R., & Anandatia, S. (2025). Inovasi Busana Berkelanjutan Yang Ramah Lingkungan Untuk Generasi Mendatang Dengan Kain Perca. STUPA, 5(2), 1347–1358.
Dewi, R., & Agustini, P. (2025). Pemasaran Budaya dan Kearifan Lokal Dalam Mempromosikan Pariwisata Melalui Produk Ekonomi Kreatif (Brand 4Etnik). QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia, 4, 1342–1356. https://doi.org/10.57235/qistina.v4i1.6565
Fitra, D., Novita, R., & Syafutri, H. (2024). Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Soal Serupa PISA. Mejuajua: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 4, 193–200. https://doi.org/10.52622/mejuajuajabdimas.v4i2.193
Haridah. (2025). Perbandingan Kinerja Keuangan Antara Bank Syariah Dan Bank Konvensional Dalam Menanggapi Ketidakpastian Ekonomi Global: Pendekatan Melalui Analisis Rasio Keuangan Dan Stabilitas Sistemik. Investi: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan, 6, 804–815. https://doi.org/10.32806/jii.v6i1.1026
Imelda, N., Putri, N., Asadullah, S., & Daulay, I. (2023). Eksplorasi Identitas Budaya Dan Nilai Tradisional Melayu Melalui Kain Tenun Songket. Kaisa: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 3, 69–79. https://doi.org/10.56633/kaisa.v3i2.617
Melati, H., Kartika, M., & Ratih, Y. (2020). Pppud Diversifikasi Produk Kerajinan Tenun Corak Insang Di Kampung Wisata Tenun Khatulistiwa. Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 4, 314. https://doi.org/10.20956/pa.v4i3.7792
Pasaribu, I., Fitri, N., Safaruddin, S., & Surbakti, E. (2024). Optimalisasi Bisnis Model Canvas Untuk Mencapai Keunggulan Kompetitif Berkelanjutan. Bisnis-Net Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 7, 953–963. https://doi.org/10.46576/bn.v7i2.5503
Pujantiyo, B. (2022). Kebijakan Penguatan Hilirisasi Produk Berbasis Teknologi. Jurnal Kebijakan Publik, 13, 331. https://doi.org/10.31258/jkp.v13i4.8129
Rahayuningsih, T., Budihard, A., & Asraf. (2025). Strategi Co-Creation dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM: Perspektif Pelaku Usaha dan Konsumen. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5, 302–310. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i1.1044
Susanti, E., Nurzena, N., Suryani, P., & Syafaruddin, S. (2023). Pelatihan Kewirausahaan Ekonomi Kreatif Kerajinan Tangan (Perca Batik) di Kelurahan Tuah Karya Kota Pekanbaru. Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Masyarakat Multikultural, 1, 53–59. https://doi.org/10.57152/batik.v1i2.752
Utami, C., Sumaji, Y., Bramantyo, P., & Syahrin, N. (2025). PKM Pengolahan Kain Perca Bagi Ibu Masyarakat Desa Munggugianti, Kec. Benjeng, Kab. Gresik: indonesia. Jurnal Abdimas Madani Dan Lestari (JAMALI), 170–179. https://doi.org/10.20885/jamali.vol7.iss2.art1
Victoria, S., Andriyanti, A., Costa, S., Setiawan, B., & Laeticia, E. (2025). Implementasi Pembuatan HKI (Hak Kekayaan Intelektual) untuk Merek UMKM Wanyabi. IKRA-ITH ABDIMAS, 9, 43–51. https://doi.org/10.37817/ikra-ithabdimas.v9i2.4064
Vitri Indrawati, U. S. Y., Asriati, N., & Fatmawati. (2024). Diversifikasi Kreatif Produktif Dan Kemandirian Perempuan Pelaku Umkm Pengrajin Tenun Songket Di Kabupaten Sambas. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 5, 558–568. https://doi.org/10.38048/jailcb.v5i2.3518
Yulianti, Y., Guntara, D., & Abas, M. (2025). Kajian Yuridis Terhadap Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual di Era Digital Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. Unes Journal of Swara Justisia, 9, 341–350. https://doi.org/10.31933/4xbvra82
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Samsul Hadi, deni Setiawan, M. Laily Qadry Sukmana, Yusri Yusri, Noor Rahmi Febriani, Nor Khadijah, Nahdiati Ulfah, Erika Indriani, Nanda Hesti Rahmawati, Fathul Jannah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









Download