Hubungan Penerapan SOP Perawatan Luka dengan Tingkat Kepuasan Pasien Ulkus Diabetukum

Vol. 1 No. 1: 2021 | Pages: 13-16

DOI: 10.47679/jchs.v1i1.3   Reader: 1303 times PDF Download: 305 times

Abstract

PENDAHULUAN

Luka adalah suatu keadaan dimana terputusnya kontinuitas jaringan akibat cedera atau pembedahan. Kerusakan jaringan yang terjadi pada kulit juga bisa disebabkan oleh kontak fisik maupun perubahan fisiologis (Kartika, 2015). Angka kejadian luka setiap tahun semakin meningkat, baik luka akut maupun luka kronis. Pada luka akut penyembuhannya dapat diprediksi sedangkan pada luka kronik, waktu penyembuhannya tidak dapat diprediksi dan dikatakan sembuh jika fungsi dan struktural kulit telah utuh. Di Indonesia, di Balai Asuhan Keperawatan Wocare Center Bogor yang merupakan layanan kesehatan yang berfokus pada layanan keperawatan luka, stoma dan inkontinensia, pada tahun 2015 terdapat 192 pasien diantaranya 148 pasien diabetic ulcer(luka diabet), 7 pasien luka bakar, 2 pasien venus ulcer(luka dikarenakan sumbatan pembuluh vena), 5 pasien arteri ulcer(luka dikarenakan sumbatan pembuluh arteri), 5 pasien kanker, 16 pasien trauma dan 2 pasien luka tekan (Wocare Center, 2015).

Dari data sekunder yang ada di Klinik Takhir Lampung Timur bahwa pada periode Januari s/d Desember 2020 mengangani luka: terdapat luka akut 499 (64,3%), luka kronis 277 (39,4%) yang baru berkujung ke klinik takhir. Dari total 776 kasus yang mendapatkan perawatan luka: 142 (18,3%) melakukan 1 kali kunjungan, 574 (73,9 %) merupakan komulatif berkunjung ulang 2-5 kali. Sedangkan pasien yang melakukan kunjungan komulatif lebih dari 5 kali sebanyak 60 (7,7%) orang.

Berdasarkan wawancara dengan kepala ruang di Klinik Takhir sekitar 2-3 dari 10 penerapkan SOP perawatan luka yang telah ditetapkan sering tidak mencatat di list pasien secara lengkap, unsur dan urutan SOP. Pengkajian kondisi: grade, lokasi, ukuran, nyeri luka adalah hal yang paling sering ditemui tidak tercatat di list pasien. Kepala ruang juga menyatakan sering menemukan teman temannya tidak mengganti sarung tangan sampai tersisa kasa terakhir saat melakukan perawatan luka kunjungan ulang. Hal tersebut menurut kepala ruang disebabkan antara lain standart pelayanan di susun setelah klinik berjalan cukup lama, sehingga masing-masing staff telah memiliki pola penanganan luka berbeda- beda yang di bawa dari pengalaman dari sekolahnya. Hal tersebut dikarenakan adanya identifikasi individu perawat yang beranggapan bahwa dengan adanya SOP justru mempersulit pekerjaan mereka serta tidak ada motivasi kuat dalam diri karyawan untuk berkembang lebih maju.

Dari kotak keluhan Klinik takhie 2020 terdapat 12 keluhan, 3 diantaranya terkait penangan luka yakni: rasa sakit saat mencuci luka dan perawat/dokter seperti tidak menanggapi keluhan rasa sakit.Berdasarkan latar belakang di atas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang penerapan SOP perawatan luka terhadap kepuasan pasien di Klinik Takhir Lampung Timur

METODE PENELITIAN

Desain pada penelitian ini adalah deskriptif cross-sectional study. Deskriptif cross- sectional study adalah desain yang digunakan untuk menentukan hubungan dua variabel yang mempunyai skala ordinal atau tata jenjang yang memungkinkan objek yang diteliti untuk diberi rangking atau jenjang (Arikunto, 2006).

Sampel dalam penelitian ini adalah 64 pasien yang didapat menggunakan Teknik accidental sampling. Menurut Sugiyono (2016), accidental sampling adalah teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu pasien yang secara kebetulan/insidental

bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data. Dengan kriteria sebagai berikut: Kriteria inklusi dalam penelitian ini:

  1. Pasien yang dilakukan perawatan luka dan bersedia menjadi responden.
  2. Pasien dapat berkomunikasi dengan baik dan jelas.
  3. Pasien menderita Ulkus Diabetukum.
  4. Pasien dengan usia 35 tahun sampai 70 tahun.

Kriteria eksklusi dalam penelitian ini:

  1. Pasien luka tapi bukan Ulkus Diabetukum
  2. Pasien tidak dapat berkomunikasi (Depresi berat)
  3. Pasien berumur < 35 tahun atau > 70 tahun
  4. Pasien dengan gula darah tidak terkontrol

Penelitian ini dilakukan di Klinik Takhir Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung, dilaksanakan 2-20 Februari 2021.

HASIL PENELITIAN

Variabel Kepatuhan Distribusi Frekuensi Persentase (%)
Tidak Patuh 9 14,1
Patuh 55 85,9
Total 64 100
Table 1. Distribusi frekuensi kepatuhan perawat yang menerapkan SOP perawatan luka

Berdasarkan tabel 1 dapat dilaporkan bahwa hasil analisa terhadap kepatuhan perawat dalam penerapan SOP perawatan luka di Klinik Takhir yang berjumlah 64 responden di dapat 55 responden (85,9%) patuh, sedangkan sisanya 9 responden (14,1%) tidak pa

Variabel Kepatuhan Distribusi Frekuensi Persentase (%)
Tidak Puas 9 14,1
Puas 55 85,9
Total 64 100
Table 2. Distribusi frekuensi kepuasan pasien Ulkus Diabetukum

Berdasarkan tabel 2 dapat dilaporkan bahwa hasil analisa distribusi frekuensi terhadap kepuasan pasien Ulkus Diabetukum di Klinik Takhir yang menerima layanan perawatan luka berjumlah 64 responden di dapat 55 responden (85,9%) merasa puas, sedangkan sisanya 9 responden (14,1%) merasa tidak puas.

Peneratan SOP Kepuasan Pasien Total OR (95% CI) P Value
Puas Tidak Puas
n % n % n % 34,67 0.001
Tidak Patuh 3 33,3 6 66,7 9 100
Patuh 52 94,5 3 5,5 55 100
Jumlah 55 85,9 9 14,1 64 100
Table 3. Hubungan Kepatuhan Penerapan SOP Perawatan Luka Dengan Kepuasan Pasien Ulkus Diabetukum

Berdasarkan tabel 3 dapat dilaporkan bahwa hasil analisis hubungan antara kepatuhan penerapan sop perawatan luka dengan kepuasan pasien Ulkus Diabetukum di Klinik Takhir Lampung Timur 2021 diperoleh, 3 orang (33,3 %) dari 9 orang perawat tidak patuh menerapkan SOP perawatan luka membuat pasien merasa puas, sedangkan 52 orang (94,5%) dari 55 orang perawat patuh menerapkan SOP perawatan luka membuat pasien puas dengan p value sebesar 0,001, artinya ada hubungan kepatuhan penerapan SOP perawatan luka dengan kepuasan pasien Ulkus Diabetukum di Klinik Takhir Lampung Timur 2021. Dari hasil analisis pula di dapat nilai OR 34,67, artinya pasien Ulkus Diabetukum yang mendapakan perawatan luka dengan penerapan SOP perawatan luka 95% di yakini dapat 35 kali berpeluang merasa puas di banding pasien Ulkus Diabetukum yang mendapakan perawatan luka tidak dengan penerapan SOP perawatan luka

KESIMPULAN

Berdasarkan tujuan, hipotesis dan hasil penelitian di buat beberapa kesimpulan antara lain Penerapan SOP perawatan luka di Klinik Takhir tahun 2021 yang berjumlah 64 responden di dapat 55 responden (85,9%) patuh, sedangkan sisanya 9 responden (14,1%) tidak patuh. Pasien Ulkus Diabetukum di Klinik Takhir tahun 2021 yang menerima layanan perawatan luka berjumlah 64 responden di dapat: 55 responden (85,9%) merasa puas, sedangkan sisanya 9 responden (14,1%) merasa tidak puas.

Ada hubungan penerapan SOP perawatan luka terhadap tingkat kepuasan pasien Ulkus Diabetukum di Klinik Takhir Lampung Timur Tahun 2021, dengan nilai p value <0,001 dengan OR 34,67.

DECLARATIONS

Funding Statement

The authors did not receive support from any organization for the submitted work and No funding was received to assist with the preparation of this manuscript.

Conflict of Interest Statement

This research has no significant conflict. All the authors listed in this article have no involvement with outside parties. All authors approve the research results for publication, and all sources of writing have been included in the references.

Authors Contributions

The first author is responsible for making research proposals, identifying the questionnaires used, making research explanations and approval sheets, analyzing data, making final research reports, searching for journals for publication, and making publication manuscripts. The second and third authors are tasked with collecting data and coding in excel from the data collection results.

Availability of data and materials

Data and materials from the research will be accessible to readers after contacting the author.

Copyright and Licenses

Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.

References

  • Abdurrahmat, A. S. 2014. Luka, Peradangan dan Pemulihan. Jurnal ENTOPI. Vol. 9, No. 1. Andayani, Ibrahim & Asdie. 2010. Patogenesis dan Terapi Diabetes Melitus Tipe2. Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta: MEDIKA.
  • Arikunto, Suharsimi. 2006. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara. Basuki E. 2008. Penyuluhan Diabetes Mellitus. Jakarta: Balai Penerbit FK UI.
  • Brunner and Suddarth. 2017. Buku Ajar Medikal Bedah. Jakarta: EGC.
  • Budiarto, Eko. 2001. Biostatistik untuk Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: EGC. Depkes RI. 2019. Diabetes Mellitus. Jakarta: Balai Pustaka.
  • Doengoes. 2019. Rencana Asuhan Keperawatan. Jakarta: EGC.
  • Ivancevich, John. 2007. Perilaku & Manajemen Organisasi. Jakarta: Erlangga.
  • Kartika, Ronald W. 2015. Perawatan Luka Kronis dengan Modern Dressing. Jakarta: Wound Care/Diabetic Center.
  • Klinik Takhir Lampung Timur tahun 2020.
  • Kotler, Phillip dan Kevin Lane Keller. 2016. Marketing Management 16 edition. New Jersey: Pearson.
  • Mamik. 2010. Organisasi Dan Manajemen Pelayanan Kesehatan Dan Kebidanan. Edisi 1. Surabaya: Prins Media Publishing.
  • Mansjoer et all. 2019. Kapita Selekta Kedokteran. Jakarta: Media Ausculapius. Naskah Akademis Manajemen Pelayanan Kesehatan tahun 2017.
  • Notoatmodjo, S. 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka. Cipta.
  • Nursalam. 2011. Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis. Edisi 3. Jakarta: Salemba Medika.
  • Nursalam. 2017. Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis. Edisi 4. Jakarta: Salemba Medika.
  • Pedoman penyusunan Dokumen akreditasi FKTP tahun 2017. Permenkes No. 44 tahun 2015.
  • Permenkes No. 9 tahun 2014.
  • Pohan, Imbolo. 2007. Jaminan Mutu Layanan Kesehatan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran ECG.
  • Rahayu, Siti. 2006. Psikologi Perkembangan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Riskesdas tahun 2018. Sangadji, E.M. dan Sopiah. 2013. Prilaku Konsumen: Pendekatan Praktis. Disertai: Himpunan Jurnal Penelitian. Yogyakarta: Penerbit Andi.
  • Setiadi. 2007. Konsep dan Penulisan Riset Keperawatan. Cetakan Pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu.
  • Silaen, Sofar dan Widiyono. 2013. Metodologi Penelitian Sosial: Untuk penulisan Skripsi dan Thesis. Jakarta: In Media.
  • Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet. Suyono. 2017. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.
  • Swansburg, R. C. 2000. Pengantar kepemimpinan dan manajemen keperawatan untuk perawat klinis. Edisi terjemahan. Jakarta: Penerbit, EGC.
  • Tjiptono, Fandy. 2007. Strategi Pemasaran. Yogyakarta: Andi Offset. WHO tahun 2017.
  • Widasari, Sri. et all. 2019. Perawatan luka bagi praktisi kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan. Wocare Inti Nusantara.
  • Yamit, Zulian. 2002. Manajemen Kualitas Produk dan Jasa. Yogyakarta: Ekonisia.

Rights and permissions

© The Author(s) 2021
Open Access This article is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0), which permits others to share, adapt, and redistribute the material in any medium or format, even for commercial purposes, provided appropriate credit is given to the original author(s) and the source, a link to the license is provided, and any changes made are indicated. If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original. To view a copy of this license, visit https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.

PDF

Keywords

  • SOP Implementation
  • Patient Satisfaction

Author Information

Suwanto Suwanto

Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia.

Rizki Yeni Wulandari

Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia.

Article History

Submitted: 1 January 2021
Accepted: 17 April 2021
Published: 1 May 2021

How to Cite This

Suwanto, S., & Wulandari, R. Y. (2021). Hubungan Penerapan SOP Perawatan Luka dengan Tingkat Kepuasan Pasien Ulkus Diabetukum. Journal of Current Health Sciences, 1(1), 13–16. https://doi.org/10.47679/jchs.v1i1.3

Crossmark and Dimension

Verify authenticity via CrossMark

sinta-3

sinta-3

template

Before Submission

Keywords

visitors

Journal Visitors

Flag Counter

View MyStat

View MyStat

custom_header

P-ISSN: 2809-3275
E-ISSN: 2809-2236